Minggu, 05 Juli 2015

Hari yang diharamkan untuk berpuasa

HARI YANG DIHARAMKAN UNTUK BERPUASA
1- Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Kedua hari raya ini diharamkan berpuasa.
 Sesuai dengan hadits Nabi saw  :
ﻋَﻦْ ﻋُﻤَﺮَ ﺑْﻦِ ﺍﻟْﺨَﻄَّﺎﺏِ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ﺇِﻥَّ ﻫَﺬَﻳْﻦِ ﻳَﻮْﻣَﺎﻥِ  ﻧَﻬَﻰ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻋَﻦْ ﺻِﻴَﺎﻣِﻬِﻤَﺎ : ﻳَﻮْﻡَ
ﻓِﻄْﺮِﻛُﻢْ ﻣِﻦْ ﺻِﻴَﺎﻣِﻜُﻢْ ، ﻭَﺍﻵﺧَﺮُ ﻳَﻮْﻡَ ﺗَﺄْﻛُﻠُﻮﻥَ ﻓِﻴﻪِ ﻣِﻦْ ﻧُﺴَﻜِﻜُﻢْ
(ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻣﺴﻠﻢ)
Dari Umar bin Khathab ra, ia berkata: “Sesungguhnya Rasulallah saw melarang berpuasa di kedua hari raya. Pada hari raya Idul Fitri kamu berbuka puasamu dan pada hari raya Idul Adha kamu makan daging kurbanmu” (HR Bukhari Muslim)
2- Hari-hari Tashriq :Yaitu 3 hari setelah Idul Adha (11, 12, 13 DhulHijjah), diharamkan berpuasa pada hari-hari tersebut sesuai dengan hadits Rasulallah saw,
ﻋَﻦْ ﻧُﺒَﻴْﺸَﺔُ ﺍﻟْﻬُﺬَﻟِﻲُّ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪ
ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ” ﺃَﻳَّﺎﻡُ ﺍﻟﺘَّﺸْﺮِﻳﻖِ ﺃَﻳَّﺎﻡُ ﺃَﻛْﻞٍ ﻭَﺷُﺮْﺏٍ
ﻭَﺫِﻛْﺮٍ ﻟِﻠَّﻪِ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ( ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ )
Dari Nubaisyah Al-Hudzali ra, Rasulallah saw bersabda “hari-hari tasyriq adalah hari-hari makan, minum dan berzikir kepada Allah. (Mutafaqun ’alih)
3- Hari syak (Hari Diragukan) Yaitu hari terakhir bulan Sya’ban yang diragukan datangnya awal puasa dan orang melihat rukyah. Pada hari itu diharamkan berpuasa sesuai dengan hadits Rasulallah saw :
ﻋَﻦْ ﻋَﻤَّﺎﺭِ ﺑﻦِ ﻳﺎﺳِﺮ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ﻣَﻦْ ﺻَﺎﻡَ ﺍﻟﻴَﻮْﻡَ
ﺍﻟﺬِﻱ ﻳُﺸَﻚُّ ﻓِﻴﻪِ ﻓَﻘَﺪْ ﻋَﺼَﻰ ﺃَﺑَﺎ ﺍﻟْﻘَﺎﺳِﻢِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺁﻟِﻪِ
ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ( ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ)
“barangsiapa yang puasa di hari diragukan datangnya puasa, maka ia telah berdurhaka kepada
Abal Qasim (yakni Rasulalallah saw)”. (HR Abu Dawud)
4- Setelah tanggal 15 Sya’ban kecuali jika didahulukan sebelumnya dengan puasa. Maksudnya diharamkan berpuasa setelah tanggal 15 sya’ban tanpa sebab yaitu tanpa didahulukan sebelumnya dengan puasa,

Sesuai dengan hadits Rasulallah saw
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ
ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ , ﻗَﺎﻝَ : ” ﺇِﺫَﺍ ﺍﻧْﺘَﺼَﻒَ ﺷَﻌْﺒَﺎﻥُ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﺼُﻮﻣُﻮﺍ ﺣَﺘَّﻰ
ﻳَﺠِﻲﺀَ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ ( ﺍﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ)
  dari Abu Hurairah ra: “Jika bulan sya’ban telah menengah (telah lewat dari tanggal 15) maka tidak ada puasa sampai datangnya Ramadhan” (HR Shahih Abu Dawud dan at-Tirmidzi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar